Psoriasis pada Kulit Kepala

Psoriasis tidak hanya dapat terjadi di bagian luar siku, lutut, atau kuku, tetapi juga dapat muncul di kulit kepala. Jika gejala muncul, hal itu dapat memengaruhi rambut Anda. Namun Anda tidak perlu khawatir, ada berbagai pilihan pengobatan yang bisa Anda pilih untuk meredakan gejala.

Apa itu psoriasis kulit kepala?

Psoriasis adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak merah tebal dan bersisik. Psoriasis juga bisa menyerang kulit kepala. Kondisi ini bisa menyebabkan kulit kepala Anda mengering dan terasa sangat gatal.

Psoriasis adalah penyakit kulit yang tidak menular. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun kemunculannya berkaitan erat dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Respon sistem kekebalan yang abnormal akan mendorong pertumbuhan sel kulit yang lebih cepat.

Proses pergantian sel tubuh, termasuk sel kulit kepala, pada orang sehat biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Pada penderita psoriasis, proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa hari. Akibatnya, sel kulit baru menumpuk di permukaan kulit dan membentuk plak kering kemerahan.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sebanyak 50 persen orang yang mengidap psoriasis di bagian tubuh mana pun cenderung mengalami gejala yang sama pada kulit kepala.

Artinya, begitu Anda terkena psoriasis, baik itu di siku, lutut, atau kuku, maka gejalanya juga berisiko muncul di kulit kepala.

Tanda dan gejala psoriasis di kulit kepala

Gejala utama psoriasis kulit kepala sering disalahartikan dengan ketombe karena keduanya menyebabkan rasa gatal. Padahal jika dicermati lebih jauh, gejala ketombe dan psoriasis sangat berbeda.

Psoriasis memiliki ciri khas, yaitu kulit tebal, merah, dan bersisik. Psoriasis umumnya akan menimbulkan rasa gatal, nyeri, bahkan menimbulkan sensasi terbakar pada kulit. Tidak hanya terjadi di kulit kepala, psoriasis ini juga bisa menyebar ke dahi, belakang leher, hingga area sekitar telinga.

Munculnya psoriasis mungkin lebih menyerupai dermatitis seboroik. Bedanya, dermatitis seboroik ditandai dengan munculnya sisik berwarna putih kekuningan yang menempel di batang rambut. Selain itu, gejala yang disebabkan oleh dermatitis seboroik terlihat berminyak. Sedangkan kulit yang meradang pada psoriasis berwarna putih keperakan dan cenderung kering seperti bedak.

Gejala psoriasis juga bisa muncul secara bersamaan pada bagian tubuh selain kepala dan wajah, yaitu siku, lutut, tangan atau kaki.

Berbagai Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum maupun Menurut Jenisnya

Bisakah psoriasis menyebabkan rambut rontok?

Psoriasis sebenarnya tidak menyebabkan rambut rontok. Namun, Anda mungkin mengalami kerontokan rambut karena menggaruk kulit kepala saat gatal.

Rasa gatal yang terjadi akibat psoriasis bisa tak tertahankan. Akibatnya, Anda akan terus menggaruk. Sayangnya, alih-alih menghilangkan rasa gatal, hal ini justru memperparah peradangan yang terjadi di kulit kepala.

Tanpa disadari, kebiasaan ini mengakibatkan rusaknya batang dan folikel rambut, sehingga mengakibatkan rambut rontok.

Selain itu, bahan kimia dalam sampo atau produk perawatan kulit kepala juga dapat menyebabkan rambut rontok.

Namun, Anda tidak perlu langsung khawatir. Kabar baiknya, rambut rontok akibat psoriasis hanya bersifat sementara. Rambut Anda akan tumbuh kembali setelah kulit kepala Anda bersih dari psoriasis.

Mengatasi psoriasis di kulit kepala

gunakan kondisioner

Dibandingkan ketombe dan dermatitis seboroik, gejala psoriasis sulit dikendalikan. Tak jarang, penderita psoriasis harus mencoba beberapa obat dan obat psoriasis terlebih dahulu sebelum menemukan obat yang paling sesuai dengan kondisi kulitnya.

Pengobatan psoriasis yang tepat juga harus disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakitnya. Kondisi psoriasis yang parah mungkin memerlukan perawatan sistemik yang akan mengobati gejala psoriasis yang muncul selain kulit kepala.

Baca:  Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi, Aman dan Alami

Memang pengobatan yang dilakukan tidak sepenuhnya menyembuhkan psoriasis. Namun, pengobatan dapat membantu mengontrol gejala dan mencegah kekambuhan di masa mendatang. Perawatan juga akan mencegah gejala yang menetap.

Berikut ini adalah berbagai pilihan pengobatan untuk mengatasi psoriasis kulit kepala.

1. sampo psoriasis

Saat Anda mencuci rambut, gunakan sampo psoriasis yang mengandung asam salisilat, tar batubara, atau yang mengandung agen keratolitik. Kandungan ini bisa meredakan gatal dan menghilangkan kulit bersisik.

Selain dapat menekan gejala yang timbul akibat peradangan kulit, penggunaan sampo psoriasis khusus juga meningkatkan penyerapan obat atau salep topikal pada kulit kepala.

Selain asam salisilat, studi yang dilakukan oleh Quebec Canada Dermatology Research Center membuktikan sampo yang mengandung 5 persen Clobetasol propionate aman dan efektif dalam menangani gejala psoriasis kulit kepala ringan.

Pengobatan psoriasis dengan sampo baru terlihat setelah satu hingga dua minggu. Oleh karena itu, pengobatan ini harus dilakukan pada tahap awal perkembangan penyakit dan digunakan secara teratur setelah gejala hilang untuk mencegah flare psoriasis.

Saat menggunakannya, pijatkan sampo di kulit kepala Anda, lalu diamkan selama 5-10 menit agar bahan-bahannya bisa meresap ke dalam kulit kepala. Jika perlu, ulangi penggunaan sampo lalu bilas dengan air.

2. Kondisioner

Penggunaan kondisioner setelah menggunakan sampo sangat dianjurkan bagi penderita psoriasis. Pasalnya, produk perawatan rambut yang satu ini bisa melembabkan kulit kepala, meredakan peradangan dan mengurangi rasa gatal.

Selain menggunakan kondisioner secara rutin, Anda juga disarankan untuk menggunakan produk rambut yang mengandung mentol. Sensasi sejuk tersebut akan membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada kulit kepala.

3. Pengobatan topikal

Ada sejumlah krim atau salep yang bisa meredakan atau mencegah psoriasis menyebar. Biasanya, krim atau salep berfungsi meningkatkan kelembapan dan membantu menghilangkan sisik di kulit kepala.

Beberapa obat psoriasis yang biasanya diresepkan oleh dokter adalah sebagai berikut.

  • Anthralin untuk menormalkan pertumbuhan kulit dan menghilangkan sisik psoriasis.
  • Antimikroba untuk mencegah infeksi bakteri atau jamur yang dapat memperburuk gejala psoriasis.
  • Kalsipotrien adalah turunan vitamin D. Vitamin D berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan dan mengobati psoriasis.
  • Salep steroid untuk menekan peradangan kulit dengan cepat.

Tak hanya meredakan gejala, krim yang dioleskan juga bisa membantu memperkuat akar rambut. Gunakan secara teratur selama 8 minggu atau lebih sampai kulit kepala Anda sembuh dari psoriasis.

Beragam pilihan salep yang efektif meredakan psoriasis

4. Pengobatan sistemik

Pada kondisi gejala yang parah atau terus menerus, dokter dapat memberikan obat sistemik baik secara oral (diminum) atau melalui suntikan. Pengobatan sistemik berarti obat bekerja dengan cara beredar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Gejala yang parah dapat diindikasikan dengan munculnya infeksi jamur pada kulit. Beberapa jenis obat oral yang digunakan dalam pengobatan psoriasis sistemik adalah:

  • kortikosteroid,
  • siklosporin,
  • methotrexate, dan
  • tazarotene, obat yang berasal dari vitamin A.

Namun, obat sistemik memiliki risiko efek samping yang serius sehingga penggunaannya harus selalu di bawah pengawasan dokter.

Perlu diingat, mengobati psoriasis kulit kepala juga mungkin sedikit lebih sulit. Mengingat adanya pertumbuhan rambut, perlu waktu lebih lama untuk memastikan bahwa obat yang digunakan benar-benar mencapai area yang terkena.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki pertanyaan seputar penggunaan obat yang baik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Anda juga perlu menghindari berbagai penyebab yang dapat memicu gejala psoriasis untuk membantu proses pengobatan.

Postingan Psoriasis pada Kulit Kepala muncul pertama kali di Hello Sehat.